PAMULANG, iNewsTangsel.id – Gema Hari Kartini 2026 di Kota Tangerang Selatan tidak sekadar menjadi seremoni kebaya dan sanggul. Di balik peringatan ini, terselip pesan mendalam tentang keseimbangan peran. Dua sosok perempuan inspiratif Tangsel, Tini Indrayanthi Benyamin dan Truetami Ajeng Pilar, mengajak seluruh perempuan untuk menembus batas zaman tanpa kehilangan jati diri.
Ketua TP PKK Tangsel, Tini Indrayanthi Benyamin, menekankan bahwa menjadi perempuan modern adalah tentang ketangkasan beradaptasi. Di era digital yang serba cepat, ia menegaskan bahwa diam bukanlah pilihan.
Perempuan dituntut untuk terus belajar dan melek teknologi agar mampu membimbing anak-anak di tengah gempuran informasi, namun tetap harus menjaga marwah serta akhlak sebagai pilar keluarga.
Menurutnya, emansipasi adalah kebebasan berkarya yang tetap selaras dengan kodrat, di mana kecantikan fisik harus didukung oleh pendidikan dan kekuatan spiritual. Ia berpesan agar perempuan tidak pernah lelah mencari ilmu dan selalu menjadikan salat sebagai pelindung utama dalam setiap langkah.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
