JAKARTA, iNewsSerpong.id - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani desain pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara. Proyek tersebut ditargetkan tuntas pada 2027 dan paling lambat semester I 2028.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan persetujuan desain menjadi tonggak penguatan Nusantara sebagai pusat pemerintahan sekaligus ibu kota politik Indonesia.
Menurut Basuki, pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif sejatinya telah berkontrak sejak akhir 2025, namun sempat disempurnakan pada awal 2026 mengikuti arahan Presiden.
Representatif dan Berkarakter Kebangsaan
Perancangan juga dilakukan melalui studi banding ke sejumlah negara untuk menghadirkan konsep yang fungsional, representatif, dan berkarakter kebangsaan.
“Presiden menekankan bangunan harus tegas, lurus, dan berwibawa karena dari sinilah keputusan-keputusan besar negara dihasilkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai calon kompleks gedung MPR, DPR, dan DPD di IKN tampil megah dengan nuansa Keindonesiaan yang kuat.
Ia juga memuji pesatnya pembangunan IKN yang kini mulai menunjukkan wujud nyata. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
