JAKARTA, iNewsSerpong.id – PT Krakatau Osaka Steel (KOS) resmi menghentikan operasional dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap ratusan pekerja.
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mencatat jumlah pekerja terdampak kini mendekati 200 orang.
Presiden KSPI, Said Iqbal menyebut penurunan permintaan baja menjadi salah satu penyebab utama perusahaan tak mampu bertahan.
Permintaan Baja Turun Drastis
Menurutnya, proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pembangunan jalan tol yang sebelumnya menjadi konsumen utama PT KOS mengalami perlambatan bahkan cenderung berhenti.
Akibat kondisi tersebut, permintaan baja turun drastis hingga perusahaan melakukan rasionalisasi dan akhirnya menghentikan kegiatan usaha.
Pesangon Masih Dibahas
Selain itu, produk baja PT KOS juga dinilai sulit bersaing dengan baja impor murah dari China.
KSPI menyebut manajemen perusahaan tengah membahas pemberian pesangon bagi pekerja terdampak dengan nilai sekitar dua kali ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kementerian Perindustrian menyatakan penutupan PT KOS dipengaruhi kombinasi berbagai faktor dan meminta perusahaan tetap memenuhi seluruh hak pekerja sesuai aturan yang berlaku. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
