get app
inews
Aa Text
Read Next : Ekspor Mobil Indonesia Naik, Penjualan Dalam Negeri Justru Turun

China Dominasi Penjualan Mobil Dunia 2025, Diproyeksi Menyalip Jepang

Kamis, 01 Januari 2026 | 19:25 WIB
header img
Produsen mobil China menjual kendaraan lebih banyak dibandingkan produsen Jepang. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Peta kekuatan industri otomotif global resmi bergeser. Tahun 2025 menjadi titik balik bersejarah.

Produsen mobil China diproyeksikan menyalip Jepang sebagai penjual kendaraan terbanyak di dunia, mengakhiri dominasi Negeri Sakura yang bertahan lebih dari dua dekade.

Laporan Nikkei China yang mengacu pada data industri hingga November 2025 mencatat, total penjualan produsen otomotif China diperkirakan mencapai 27 juta unit secara global.

Kendaraan Energi Baru

Angka ini melampaui produsen Jepang yang diprediksi hanya membukukan penjualan di bawah 25 juta unit.

Lonjakan ini ditopang kuat oleh pasar domestik China yang menyumbang sekitar 70 persen total penjualan.

Kendaraan energi baru (NEV), termasuk mobil listrik murni dan plug-in hybrid, menjadi motor utama dengan kontribusi hampir 60 persen dari total penjualan mobil penumpang.

Tak hanya kuat di dalam negeri, produsen China juga kian agresif di pasar global. BYD dan Geely sukses menembus jajaran 10 besar produsen mobil dunia.

Chery Alami Pertumbuhan Signifikan

Sementara Chery tampil sebagai salah satu eksportir terbesar, mencatat pertumbuhan signifikan di Asia Tenggara, Eropa, Afrika, hingga Amerika Latin.

Sebaliknya, produsen Jepang menghadapi tekanan berat. Pangsa pasar mereka tergerus di China dan melemah di Amerika Serikat, pasar tradisional yang selama ini menjadi andalan.

Perubahan ini menandai era baru industri otomotif dunia, di mana China bukan lagi sekadar penantang, melainkan penguasa baru pasar global. (*)

 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut