get app
inews
Aa Text
Read Next : Prasetyo Hadi: Tidak Ikuti Prosedur, Istana Ungkap Biang Kerok Keracunan MBG

KDM Bongkar Biang Kerok Longsor Cisarua: Bukan Sekadar Faktor Alam

Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:36 WIB
header img
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut penyebab longsor Cisarua Bandung Barat, salah satunya dipicu alih fungsi lahan di kaki Gunung Burangrang. (Foto: Ist)

BANDUNG BARAT, iNewsSerpong.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat suara keras soal tragedi longsor maut di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, bencana yang menimbun puluhan rumah warga itu bukan semata ulah alam, melainkan buah dari kesalahan manusia yang dibiarkan bertahun-tahun.

Saat meninjau langsung lokasi longsor, Sabtu (24/1/2026), KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—menyebut alih fungsi lahan di kaki Gunung Burangrang sudah berada di titik kritis.

Benteng Ekologis sudah Berubah

Kawasan yang seharusnya menjadi benteng ekologis justru berubah menjadi kebun sayur masif hingga ke puncak lereng.

“Iya kan sudah jelas. Kebun sayur di kemiringan ekstrem, pohon-pohon ditebang. Ini bukan kebetulan,” tegas KDM di hadapan warga dan petugas.

Menurutnya, perubahan hutan dengan tanaman keras menjadi lahan palawija membuat struktur tanah rapuh dan kehilangan daya ikat.

Seharusnya Hutan Bambu

Ketika hujan deras mengguyur, longsor pun tinggal menunggu waktu.

“Kita salah sejak awal soal tata ruang. Daerah seperti ini tidak layak jadi kebun sayur, seharusnya hutan bambu,” ujarnya tajam.

Dalam peristiwa ini, delapan warga ditemukan tewas, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan terus bekerja di tengah ancaman longsor susulan, sementara peringatan keras KDM soal mitigasi bencana kembali menggema: alam tidak pernah lupa pada kesalahan manusia. (*)

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut