Xi Jinping Ingin Jadi Presiden Abadi, Singkirkan Jenderal yang Menghalangi
BEIJING, iNewsSerpong.id – Peta kekuasaan militer China kembali berguncang. Presiden Xi Jinping disebut kian mendekati ambisinya menjadi pemimpin “abadi”.
Sebelumnya, Xi Jinping telah menyingkirkan satu demi satu jenderal paling berpengaruh di lingkaran dalam militer.
Terbaru, Kementerian Pertahanan China mengumumkan penyelidikan terhadap Jenderal Zhang Youxia, sosok nomor dua di Komisi Militer Pusat (CMC) setelah Xi sendiri.
Pencopotan Zhang menjadi pukulan paling keras dalam rangkaian pembersihan militer tingkat tinggi yang tak kunjung berhenti. Alasan resminya klasik: “pelanggaran serius disiplin partai dan hukum.”
Namun, banyak pengamat menilai kasus ini jauh lebih dalam dari sekadar korupsi.
Zhang bukan jenderal biasa. Ia sekutu lama Xi, putra pahlawan revolusi, dan figur kunci modernisasi militer China.
Kejatuhannya memicu spekulasi liar—dari konflik faksi, pembocoran rahasia negara, hingga dugaan rencana kudeta.
Meski belum terbukti, cepatnya pengumuman penyelidikan menandakan ada sesuatu yang dianggap sangat genting.
Dengan tumbangnya Zhang dan jenderal lain, kini lima dari tujuh anggota CMC telah tersingkir. Praktis, pengambilan keputusan militer terpusat di tangan Xi.
Para analis menyebut kondisi ini belum pernah terjadi sejak era Mao Zedong.
Bagi Xi, pesan politiknya jelas: siapa pun yang dianggap menghalangi, akan disingkirkan.
Langkah ini dinilai sebagai upaya mengamankan kendali total atas militer, sekaligus memastikan kesetiaan penuh jika Beijing benar-benar melangkah jauh, termasuk dalam isu sensitif Taiwan. (*)
Editor : Syahrir Rasyid