Tak Perlu ke Singapura, Teknologi Navigasi Bedah Canggih Kini Ada di Jakarta.
JAKARTA. iNewsSerpong.id - Memasuki tahun 2026, fenomena warga Indonesia yang berobat ke luar negeri masih terus berlanjut dengan angka mencapai dua juta orang setiap tahunnya, terutama mereka yang berasal dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
Motivasi utama perjalanan ini sering kali adalah untuk mencari pendapat medis kedua atau second opinion di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Meskipun dianggap memberikan rasa yakin yang lebih tinggi, perjalanan medis ke mancanegara sebenarnya membawa beban tambahan yang tidak sedikit, mulai dari biaya yang membengkak, jarak tempuh yang melelahkan, hingga tekanan psikologis akibat harus jauh dari dukungan keluarga selama masa perawatan.
Penting untuk dipahami bahwa mencari second opinion bukanlah bentuk ketidakpercayaan kepada dokter, melainkan langkah bijak untuk memastikan keputusan medis yang diambil sudah tepat.
Dengan melakukan evaluasi ulang, pasien bisa mendapatkan penjelasan yang lebih menyeluruh, mengonfirmasi hasil diagnosis, serta meninjau kembali berbagai pilihan pengobatan yang tersedia.
Hal ini sangat krusial terutama bagi mereka yang menghadapi penyakit serius atau langka, disarankan menjalani prosedur bedah berisiko tinggi, atau merasakan gejala yang tidak kunjung membaik meski telah menjalani pengobatan rutin.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Siloam International Hospitals meluncurkan kampanye bertajuk Check Before You Fly sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa layanan medis berkualitas dunia kini sudah tersedia di dalam negeri.
Melalui jaringan rumah sakit unggulan seperti Siloam Hospitals Lippo Village, Kebon Jeruk, dan MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, pasien kini bisa mengakses teknologi medis mutakhir seperti robotik
Da Vinci Xi hingga sistem navigasi bedah canggih lainnya. Dengan dukungan lebih dari 2.900 dokter spesialis, Siloam menawarkan kepastian diagnosis yang setara dengan standar internasional sehingga masyarakat tidak perlu lagi merasa harus terbang ke luar negeri hanya untuk mendapatkan evaluasi medis yang komprehensif.
Prof. Dr. dr. Julius July menekankan bahwa setiap pasien memiliki hak penuh untuk mengetahui semua opsi pengobatan dan diagnosis yang tersedia secara menyeluruh.
Sejalan dengan itu, Caroline Riady selaku CEO Siloam International Hospitals menjelaskan bahwa kampanye ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat agar bisa mendapatkan kepastian terapi dengan lebih nyaman di Indonesia.
Pasien pun kini didampingi oleh layanan khusus Siloam Medical Concierge melalui WhatsApp untuk mempermudah setiap tahapan pemeriksaan.
Dengan adanya fasilitas dan keahlian yang mumpuni di dalam negeri, masyarakat diharapkan dapat mengambil keputusan medis dengan lebih tenang dan percaya diri tanpa harus meninggalkan kenyamanan berada di dekat kerabat.
Apakah Anda sedang mempertimbangkan untuk mencari pendapat medis kedua dan ingin saya membantu merangkum persiapan dokumen yang biasanya dibutuhkan untuk sesi konsultasi tersebut?
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta