Akibat Invasi Israel dan Amerika Serikat, Sebanyak 555 Orang Iran Tewas
TEHERAN, iNewsSerpong.id – Sebanyak 555 warga Iran dilaporkan tewas setelah gelombang serangan yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat mengguncang berbagai wilayah di Iran sejak dua hari terakhir.
Data mengejutkan ini diungkap Bulan Sabit Merah Iran melalui Telegram, seperti dilansir Al Jazeera.
Disebutkan, sedikitnya 131 kota terdampak dalam apa yang disebut sebagai “serangan teroris Zionis-Amerika”. Namun, angka korban tidak merinci apakah mereka berasal dari kalangan militer, pejabat, atau warga sipil.
Di sisi lain, situasi di Israel juga mencekam. Kementerian Kesehatan setempat melaporkan 777 orang telah dievakuasi ke rumah sakit sejak dimulainya Operasi Singa Mengaum.
Empat orang dalam kondisi serius, sementara puluhan lainnya luka-luka—bahkan sebagian akibat kepanikan saat berlari menuju bunker perlindungan.
Ketegangan semakin memuncak setelah Garda Revolusi Iran mengklaim meluncurkan gelombang kesepuluh serangan rudal ke Tel Aviv, Haifa, hingga Yerusalem Timur.
Rudal balistik Kheibar disebut menjadi andalan dalam serangan tersebut.
Konflik yang terus membesar ini bukan hanya soal serangan balasan, tetapi ancaman eskalasi yang bisa mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah. Dunia kini menahan napas, menanti apakah bara ini akan berubah menjadi kobaran perang terbuka. (*)
Editor : Syahrir Rasyid