get app
inews
Aa Text
Read Next : Berapa Biaya Perang Iran? Gedung Putih Menolak Ungkap kepada Para Senator AS

Iran Tak Percaya Janji-Janji AS, Buktikan dengan Tindakan

Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:27 WIB
header img
Iran mendesak Amerika Serikat untuk menunjukkan bukti komitmen mengakhiri konflik, bukan sekadar ucapan (Foto: AI)

TEHERAN, iNewsSerpong.id – Pemerintah Iran mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menunjukkan bukti nyata komitmen mengakhiri konflik, bukan sekadar janji manis. Ketegasan ini merespons kabar yang menyebut kesepakatan damai antara kedua negara sudah semakin dekat.

Ketua Parlemen sekaligus Kepala Juru Runding Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa pihaknya hanya memercayai aksi konkret di lapangan.

“Kami tidak memercayai jaminan dan kata-kata, hanya tindakan yang menjadi syarat," tulis Ghalibaf melalui akun media sosial X miliknya, Sabtu (30/5/2026).

Negosiator AS dan Iran

Ghalibaf juga mengingatkan bahwa Iran tetap waspada dan siap menghadapi segala skenario, termasuk jika ketegangan kembali memuncak.

Menurutnya, pemenang sejati dari sebuah perjanjian adalah pihak yang paling siap menghadapi perang keesokan harinya.

Sejumlah sumber menyebutkan, negosiator AS dan Iran sebenarnya telah menyepakati sebagian besar poin dalam draf Nota Kesepahaman (MoU) perdamaian sementara.

Poin Utama MoU Damai Sementara

  • Perpanjangan masa gencatan senjata selama 60 hari (berlaku sejak awal April).
  • Pembukaan kembali jalur maritim strategis di Selat Hormuz.

Meski demikian, draf ini dilaporkan belum final dan masih dinamis.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dikabarkan belum memberikan persetujuan resmi dan masih membutuhkan waktu beberapa hari untuk mempertimbangkan klausul di dalamnya.

Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya juga sempat membantah klaim kesepakatan tersebut dan menyatakan bahwa kedua belah pihak masih dalam tahap diskusi mendalam.

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut