Hubungan Memanas! Iran Tegaskan Tutup Pintu Negosiasi dan Balas Serangan AS
TEHERAN, iNewsSerpong.id – Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali berada di titik nadir. Pemerintah Iran secara tegas menyatakan tidak memiliki rencana untuk melanjutkan negosiasi apa pun dengan Washington dalam waktu dekat.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa fokus utama negaranya saat ini adalah memperkuat pertahanan nasional guna merespons setiap potensi ancaman.
Pernyataan keras ini disampaikan Baghaei di sela-sela upacara peringatan di Teheran pada Rabu (15/7/2026).
"Iran saat ini tidak memiliki rencana untuk bernegosiasi, dan fokusnya adalah pada pertahanan negara," ujar Baghaei di hadapan media setempat.
Lebih lanjut, Baghaei menyatakan bahwa Iran tidak akan sudi mematuhi perjanjian apa pun jika AS terus-menerus gagal memenuhi komitmennya sendiri.
Ia bahkan menuduh Washington telah berulang kali melanggar kesepakatan gencatan senjata sejak awal diberlakukan.
Ketegangan kian memuncak setelah kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News Agency, melaporkan adanya serangan militer dari pihak AS yang menargetkan Pulau Hengam di dekat kawasan strategis Selat Hormuz.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan rinci mengenai total kerugian material maupun korban jiwa akibat insiden tersebut.
Di sisi lain, pihak Amerika Serikat juga masih memilih bungkam dan belum memberikan komentar publik resmi terkait laporan serangan di wilayah Selat Hormuz. (*)
Editor : Syahrir Rasyid