Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantu Kelola Keuangan Usaha, 5 Aplikasi Pembukuan Digital Terbaik 2025
Advertisement . Scroll to see content

Hadapi Era Digital, Anak Perlu Dibekali Karakter dan Literasi Teknologi

Kamis, 03 September 2026 | 05:23 WIB
  • author Elva Setyaningrum
Hadapi Era Digital, Anak Perlu Dibekali Karakter dan Literasi Teknologi
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat membuka Workshop Penguatan Karakter Anak, Literasi Digital, dan Parenting. (Foto: Ist)

TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id – Penguatan karakter dan literasi digital menjadi bekal penting bagi anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Peran orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dinilai diperlukan agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara positif tanpa kehilangan nilai kesopanan dan karakter.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat membuka Workshop Penguatan Karakter Anak, Literasi Digital, dan Parenting di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/2026).

Kemampuan Berpikir Kritis

Intan mengatakan, teknologi memiliki manfaat besar sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan kemampuan berpikir kritis.

Namun, penggunaan teknologi tanpa pendampingan juga dapat memberikan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.

Karena itu, menurutnya, penerapan positive parenting dan penguatan literasi digital perlu terus dilakukan, khususnya bagi Generasi Z dan Generasi Alfa.

“Pengasuhan kaku atau serba melarang sudah tidak relevan lagi,” ujar Intan.

Ia mendorong orang tua membangun komunikasi terbuka dengan anak, sekaligus tetap melakukan pengawasan terhadap penggunaan gawai dan konten digital.

Keteladanan dan Kasih Sayang

Intan menegaskan, kemampuan anak menggunakan teknologi harus diimbangi dengan pembentukan karakter agar kecakapan di dunia maya tidak mengurangi kemampuan bersosialisasi dan menerapkan nilai kesopanan dalam kehidupan nyata.

“Karakter anak tidak bisa diunduh dari internet, tapi dibentuk dari keteladanan dan kasih sayang di tengah keluarga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Tangerang Ratih Rahmawati mengatakan workshop tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri PPPA Nomor 4 Tahun 2024 tentang Layanan Pemenuhan Hak Anak.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman keluarga dan lingkungan pendidikan mengenai pemenuhan hak serta perlindungan anak di tengah perkembangan teknologi. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut