Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Investor Respons Positif Pusat Finansial Internasional Indonesia yang Segera Dibangun
Advertisement . Scroll to see content

Dividen Danantara Tak Masuk APBN 2026-2027, Ini Alasan Menkeu Suahasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:22 WIB
  • author Anggie Ariesta
Dividen Danantara Tak Masuk APBN 2026-2027, Ini Alasan Menkeu Suahasil
Menkeu Suahasil ungkap dividen Danantara tak masuk APBN 2026-2027. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan dividen Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) belum diperhitungkan dalam APBN 2026 maupun rancangan APBN 2027.

“Saat ini saya bekerja dengan APBN 2026 yang tidak ada dividen Danantara. Saat ini saya juga bekerja mempersiapkan APBN 2027 yang tidak ada dividen Danantara di situ, tidak tercatat,” ujar Suahasil di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Meski demikian, Suahasil menegaskan kontribusi Danantara terhadap perekonomian nasional tidak hanya diukur dari besaran dividen yang disetorkan ke kas negara.

Persoalan Struktural Ekonomi

Menurut dia, berbagai agenda kerja, proyek strategis, serta aktivitas investasi Danantara juga menjadi bagian penting dari kontribusi lembaga tersebut.

“Dividen Danantara yang paling penting adalah pekerjaan Danantara. Apa saja agenda kerja, apa saja proyek yang mau dilakukan, apa saja aktivitas yang didesain dan akan dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat Indonesia,” katanya.

Suahasil berharap pengelolaan portofolio aset Danantara yang besar dapat membantu menyelesaikan persoalan struktural ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menyerap Tenaga Kerja

Kontribusi itu antara lain diharapkan terlihat melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan produksi barang dan jasa, serta keterhubungan investasi swasta dengan berbagai proyek Danantara.

“Danantara yang bekerja dengan aset yang sedemikian besar kemudian membantu menyelesaikan masalah-masalah di tengah masyarakat, menyerap tenaga kerja, membangun produksi barang dan jasa, meng-connect dengan investasi dari pihak swasta dan kemudian menyejahterakan masyarakat Indonesia,” ujar Suahasil. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut