Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Meski Makkah dan Madinah Aman, Malaysia Minta Warganya Tunda Umrah
Advertisement . Scroll to see content

Keamanan Makkah dan Madinah Garis Merah, Sheikh Sudais Kecam Serangan Houthi

Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:22 WIB
  • author Anton Suhartono
Keamanan Makkah dan Madinah Garis Merah, Sheikh Sudais Kecam Serangan Houthi
Sheikh Abdulrahman Al Sudais mengecam keras serangan Houthi yang disebut menargetkan Makkah dan Madinah (Foto: Ist)

MAKKAH, iNewsSerpong.id – Kepala Kepresidenan Urusan Agama Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman Al Sudais, mengecam keras serangan kelompok Houthi yang disebut mengancam Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

Dia menegaskan, keamanan dan kesucian dua kota suci umat Islam tersebut merupakan garis merah yang tidak boleh dilanggar.

Sheikh Sudais menyebut serangan itu sebagai tindakan kriminal dan pelanggaran terhadap syariat Islam serta norma kemanusiaan internasional. Dia juga menegaskan, Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah harus terlindungi dari segala bentuk ancaman.

Sistem Pertahanan udara Arab Saudi

Kecaman tersebut disampaikan setelah Houthi dilaporkan meluncurkan rudal lintas perbatasan pada Sabtu (24/10/2026). Sistem pertahanan udara Arab Saudi disebut berhasil mencegat dua rudal balistik.

Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi mengamankan puing-puing rudal yang jatuh di sejumlah lokasi, termasuk Wadi Al Mughammas di Makkah, Jeddah, Taif, dan Rabigh.

Sheikh Sudais turut memuji kesiapan pertahanan Arab Saudi dalam menghadapi ancaman tersebut.

Menurutnya, upaya serangan tidak akan menggoyahkan tekad kerajaan untuk menjaga keamanan tempat-tempat suci dan melindungi jemaah umrah.

Sementara itu, militer Saudi meningkatkan kesiagaan setelah serangkaian serangan drone dan rudal dilaporkan mengarah ke Riyadh serta wilayah lain di kerajaan tersebut. Pasukan koalisi pimpinan Saudi menyatakan sejumlah proyektil berhasil dicegat dan dihancurkan.

Pulihkan Layanan Penerbangan  

Di tengah situasi keamanan yang meningkat, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh mulai memulihkan layanan penerbangan secara terbatas.

Terminal 1 melayani penerbangan domestik, sedangkan Terminal 2 digunakan untuk penerbangan internasional oleh maskapai nasional.

Kecaman Sheikh Sudais menegaskan bahwa perlindungan Makkah dan Madinah, termasuk keselamatan umat Islam yang beribadah di kedua kota tersebut, menjadi prioritas utama Arab Saudi di tengah meningkatnya ancaman keamanan. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut