Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Mutasi Jabatan Strategis: Kombes Pol Aris Supriyono Jadi Kabid Propam Polda Metro Jaya
Advertisement . Scroll to see content

Kurangi Kepadatan Arus Balik, Perkantoran Diimbau Terapkan WFH 

Jum'at, 06 Mei 2022 | 08:16 WIB
  • author Nur Khabibi
Kurangi Kepadatan Arus Balik, Perkantoran Diimbau Terapkan WFH 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau perkantoran menerapkan WFH di awal masuk usai libur Lebaran untuk mengurai kepadatan arus balik. (Foto: Humas Polri)

JAKARTA, iNews.Serpong.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau instansi swasta maupun pemerintah yang memungkinkan menerapkan work from home (WFH) di awal masuk usai Lebaran agar melaksanakan hal tersebut. Imbauan itu disampaikan untuk mengurangi kepadatan pada arus balik tahun ini. 

"Tentu perlu dikoordinasikan antara perusahaan, instansi perkantoran yang ada, kemudian bisa koordinasi dengan karyawannya sehingga proses kegiatan tetap bisa berjalan, namun masyarakat juga tidak menghadapi risiko arus balik di tanggal 6, 7, dan 8 Mei 2022," kata Sigit usai meninjau lokasi wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, Kamis (5/4/2022). 

Kapolri menjelaskan, rekayasa lalu lintas saat arus mudik juga akan diterapkan saat arus balik. Menurutnya, arus balik sudah mulai terlihat di beberapa jalur favorit. "Sama seperti saat mudik kemarin, rekayasa atau pun strategi mulai dari bagaimana mengatur contra flow, lalu bagaimana pengaturan one way," ujarnya. 

Mantan Kabareskrim itu menambahkan, penerapan rekayasa lalu lintas akan tetap bersifat situasional dengan memperhatikan dinamika yang berkembang di lapangan.  "Jadi memang kita memiliki indikator-indikator di mana pada saat di jalan tol sudah melebihi 5.000 per jam, kita mulai dengan contra flow. Begitu lewat dari 6.000 masuk ke 7.000 kendaraan, kita laksanakan one way. Secara periodik ini akan kita ikuti," ujar Sigit. (*)

 

 

Editor: Burhan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut