JAKARTA, iNewsSerpong.id – Lagi, produk BYD akan hadir di Indonesia. Pabrikan mobil asal China itu telah mendaftarkan produk barunya.
Menarik perhatian karena harganya setara dengan Low Cost Green Car (LCGC), yaitu Rp150 juta.
Baca Juga
BYD Siap Luncurkan Supercar Listrik Denza Z di Goodwood 2026, Tenaganya Tembus 1.582 HP
Informasi ini ditemukan di laman Kementerian Hukum dalam Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dengan nomor registrasi IDM001239589, yang dilindungi hingga 22 Desember 2033.
Mobil yang didaftarkan ini dikenal sebagai Dolphin Mini, meskipun desainnya sangat mirip dengan Seagull yang telah dipasarkan di China sejak tahun lalu.
Di China, BYD Seagull memiliki dimensi panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan jarak sumbu roda 2.500 mm.
Baca Juga
PHEV BYD Desain Dragon Face Terbaru: Qin L DM-i Tampil Gagah dan Mewah Enggak Kira-Kira
Mobil listrik berukuran kompak ini diklaim sangat cocok untuk digunakan di lingkungan perkotaan.
Untuk performanya, mobil listrik ini dilengkapi dengan motor penggerak berdaya 55 kW (setara 73,7 hp) dan torsi puncak 135 Nm.
Baterainya memiliki kapasitas 30,08 kWh, yang dapat menempuh jarak hingga 305 km berdasarkan pengujian CLTC.

BYD Seagull adalah mobil listrik berukuran kompak ini diklaim sangat cocok untuk digunakan di lingkungan perkotaan. (Foto: Ist)
Baca Juga
Sepanjang 2024, 7 Merek Mobil Baru Mewarnai Pasar Indonesia
Saat ini, BYD telah memasarkan lima model mobil listrik di Indonesia, yaitu Seal, Dolphin, Atto 3, M6, serta merek premium Denza D9. Namun, mereka tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan lebih banyak model ke Tanah Air.
Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mempelajari karakter konsumen di Indonesia. BYD memiliki beragam produk yang akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar di Indonesia.
“Untuk produk yang akan kami bawa, kami memiliki jajaran yang cukup luas, mulai dari Seagull hingga Yangwang U8 untuk segmen premium. Yang paling penting untuk Indonesia adalah menunjukkan teknologi BYD sebagai langkah awal,” ujar Zhao. (*)
Baca Juga
Begini Tanggapan Wuling Setelah Posisinya Digeser BYD
Editor: Syahrir Rasyid