JAKARTA, iNewsSerpong.id – Jalan Anies Baswedan menuju kontestasi Pilpres mendatang kian terbuka lebar.
Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi naik level dengan mendeklarasikan diri sebagai partai politik, sekaligus terang-terangan menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden.
Deklarasi yang digelar Senin (19/1/2026) itu menjadi sinyal kuat lahirnya poros politik baru di luar arus utama.
Jelas dan Terstruktur
Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan bahwa arah perjuangan organisasi tersebut kini makin jelas dan terstruktur.
“Kita menginginkan pemimpin nasional kita nanti, insya Allah, adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Sahrin dalam pidatonya yang disambut riuh kader.
Menurut Sahrin, keputusan bertransformasi menjadi partai politik bukan langkah instan.
Proses panjang telah dimulai sejak 2023, berlanjut hingga 2025 sebagai ormas, dan akhirnya dimatangkan melalui rapat kerja nasional awal 2026. Dari sinilah Partai Gerakan Rakyat resmi dilahirkan.
Suara Mayoritas Partai Politik
Langkah ini dinilai strategis, mengingat modal elektoral Anies pada Pilpres 2024 lalu yang menembus hampir 25 persen suara atau sekitar 40 juta pemilih.
Angka tersebut bahkan melampaui raihan suara mayoritas partai politik saat ini.
Meski sebelumnya Sahrin menyebut 2029 masih jauh, deklarasi partai ini memunculkan tafsir baru: mesin politik Anies mulai dipanaskan lebih awal.
Jika konsolidasi berjalan mulus, Partai Gerakan Rakyat berpotensi menjadi kendaraan politik serius yang mengubah peta persaingan menuju Istana. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
