TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id – Alarm bahaya bagi warga bantaran Sungai Cisadane.
Ikan-ikan ditemukan mati mengambang setelah limbah kebakaran gudang pabrik pestisida di wilayah Setu, Kota Tangerang Selatan, mengalir ke aliran sungai.
Kondisi ini memicu kekhawatiran serius soal dampak pencemaran terhadap kesehatan masyarakat.
Picu Kematian Ikan Secara Massal
Kebakaran yang terjadi di kawasan Sungai Jaletreng itu tak hanya menyisakan puing, tetapi juga diduga membawa cemaran berbahaya.
Air bekas pemadaman dari petugas Damkar mengalir hingga ke Sungai Cisadane, menyebabkan perubahan warna air menjadi putih dan memicu kematian ikan secara massal.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya dengan tegas mengimbau warga agar tidak mengonsumsi ikan yang sempat dipanen dari sungai tersebut. “Dikhawatirkan bisa menyebabkan keracunan,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Dipicu Korsleting Listrik
Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan pada Senin (9/2/2026) pukul 04.30 WIB oleh petugas sekuriti yang tengah berpatroli. Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun dampak ekologisnya kini menjadi sorotan.
Warga pun diminta waspada. Sungai yang selama ini menjadi sumber penghidupan mendadak berubah jadi ancaman.
Aparat memastikan penyelidikan terus berjalan, sementara masyarakat diimbau mengutamakan keselamatan dan tidak mengambil risiko mengonsumsi ikan tercemar. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
