JAKARTA, iNewsSerpong.id – Persaingan mobil listrik di Indonesia kian memanas pada Maret 2026, meski pasar otomotif secara umum tengah melemah.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan wholesales turun menjadi 61.271 unit, merosot 24,6 persen dibanding Februari.
Penjualan retail juga ikut melemah. Pada Maret 2026, distribusi dari dealer ke konsumen tercatat 66.627 unit, turun 13,2 persen secara tahunan.
Persaingan Antar Merek
Sementara itu, pengiriman mobil listrik berbasis baterai (BEV) dari pabrik ke dealer mencapai 10.572 unit, turun 14,15 persen dibanding bulan sebelumnya.
Namun, secara kumulatif, tren kendaraan listrik masih menunjukkan pertumbuhan signifikan. Sepanjang kuartal I 2026, penjualan BEV melonjak 95,9 persen menjadi 33.150 unit, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di tengah kondisi tersebut, persaingan antar merek semakin ketat. Berikut 10 mobil listrik terlaris di Indonesia pada Maret 2026:
1. Jaecoo J5 EV – 2.959 unit
2. BYD Sealion 7 – 1.236 unit
3. BYD M6 – 974 unit
4. Geely EX2 – 949 unit
5. BYD Atto 1 – 672 unit
6. Denza D9 – 455 unit
7. Wuling Darion EV – 301 unit
8. VinFast VF3 – 258 unit
9. Aion UT – 242 unit
10.Aion V – 238 unit
Pabrikan China Menguasai Pasar
Dominasi pabrikan asal China terlihat kuat dalam daftar ini. Meski pasar sedang fluktuatif, banyaknya model baru membuat kompetisi semakin sengit.
Ke depan, industri mobil listrik diperkirakan menghadapi tantangan baru setelah pemerintah mulai memberlakukan pajak kendaraan listrik melalui Permendagri Nomor 11 Tahun 2026.
Kebijakan ini berpotensi memengaruhi daya beli, meski prospek jangka panjang pasar tetap dinilai positif. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
