TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id - Permintaan hewan kurban di Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penjualan sapi kurban bahkan disebut meningkat hingga 90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Salah seorang pedagang hewan kurban di Tangerang, Fadli, mengatakan jenis sapi yang paling diminati masyarakat Jabodetabek terdiri dari sapi ras lokal dan sapi hasil peranakan silang.
Sapi Didatangkan dari Sumbawa
“Untuk penjualan ada kenaikan signifikan di tahun ini. Terhitung H-1 bulan sudah 90 persen penjualan, sisanya tinggal beberapa sapi segmented, termasuk sapi ekonomis dengan harga sekitar Rp14 juta sampai Rp22 juta,” ujar Fadli, Senin (11/5/2026).
Fadli mengaku menyediakan sekitar 300 ekor sapi untuk musim kurban tahun ini. Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 280 ekor sapi telah terjual.
Menurutnya, sapi-sapi tersebut didatangkan dari Sumbawa dan telah dirawat selama delapan bulan di Tangerang agar beradaptasi dengan lingkungan setempat.
Harga Relatif Stabil
Meski harga sapi tahun ini relatif stabil, bobot sapi mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya akibat penyesuaian daya beli masyarakat.
Saat ini, harga sapi kurban berkisar Rp14 juta hingga Rp40 juta per ekor. Sapi seharga Rp14 juta memiliki bobot sekitar 220 kilogram, sementara sapi berbobot 280 kilogram dijual Rp21 juta. Adapun sapi dengan harga Rp40 juta memiliki bobot mencapai 580 hingga 600 kilogram.
Fadli memastikan seluruh sapi yang dijual telah mendapatkan perawatan intensif, mulai dari pemberian pakan rumput gajah hingga suntikan multivitamin guna menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
