JAKARTA, iNewsSerpong.id - Pemerintah mulai tancap gas menyiapkan transformasi besar-besaran pada ekosistem ekonomi haji nasional di era Presiden Prabowo Subianto. Reformasi ini bertujuan agar aktivitas haji dan umrah tidak sekadar menjadi ritual ibadah tahunan, melainkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa potensi pasar haji dan umrah Indonesia sangat raksasa. Berdasarkan data, setiap tahunnya ada lebih dari tiga juta warga Indonesia yang menjalankan ibadah umrah, ditambah sekitar 221 ribu jemaah yang berangkat haji.
"Presiden ingin ekosistem haji tidak hanya kuat dari sisi pelayanan ibadah, tetapi juga memberi manfaat ekonomi yang nyata bagi rakyat Indonesia," ujar Dahnil saat memberikan keterangan kepada iNews Media Group, Selasa (19/5/2026).
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
