TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Tangerang, Banten, mulai berdampak pada kesehatan masyarakat.
Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) melonjak tajam hingga mencapai 18.000-25.000 kasus selama Juli dan Agustus 2026.
Kondisi ini membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, meningkatkan kewaspadaan.
Dipicu oleh Cuaca Panas
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan lonjakan kasus ISPA terjadi di tengah cuaca panas ekstrem, minimnya hujan, dan kondisi udara yang cenderung kering.
"Dalam dua bulan terakhir, kasus ISPA melonjak tajam, dan ini dipicu oleh cuaca panas ekstrem," kata Hendra, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid menjadi kelompok yang paling berisiko mengalami gangguan pernapasan.
Hendra mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, serta mengonsumsi buah dan sayur untuk menjaga daya tahan tubuh.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
