"Kehadiran berbagai kategori bisnis ini tentunya memberikan alternatif bagi penggunjung atau calon investor yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan jaringan kemitraan," ujar Fredy Ferdianto, Head of Public Relations PT Neo Expo Promosindo selaku penyelenggara IFBC, dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).
Fredy menambahkan, selain melihat pameran, pengunjung juga dapat berdiskusi langsung dengan perwakilan brand untuk membandingkan konsep usaha dan proyeksi investasi. Tak hanya konsultasi bisnis, pengunjung pameran berkesempatan memperoleh penawaran kemitraan khusus selama kegiatan berlangsung. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum calon mitra menentukan model bisnis yang sesuai dengan kemampuan dan target pasar.
Pada pembukaan IFBC 2026 turut hadir Wakil Gubernur Banten, H. R. Achmad Dimyati Natakusumah serta Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Drs. Anang Sukandar, CFE, dan pejabat perwakilan pemerintah dan kementerian terkait. Kehadiran regulator dan pelaku industri diharapkan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem waralaba nasional.
IFBC 2026 juga menyediakan klinik konsultasi bisnis dari Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, dan Asosiasi Franchise Indonesia. Layanan tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memperoleh konsultasi dan pembinaan usaha secara gratis selama pameran.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
