PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) Bakal Buyback Obligasi dan Sukuk Rp37,18 Miliar

Dinar Fitra Maghiszha
.
Kamis, 23 Juni 2022 | 14:56 WIB
AISA Bakal Buyback Obligasi dan Sukuk Rp37,18 Miliar (FOTO: MNC Media)

JAKARTA,iNewsSerpong.id - PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) berencana melaksanakan pembelian kembali (buyback) obligasi dan sukuk senilai Rp37,18 miliar. 

Berdasarkan Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/6/2022), secara rinci, perseroan akan melakukan buyback atas Obligasi TPS Food I Tahun 2013 sebesar Rp6,31 miliar, Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013 senilai Rp3,15 miliar, dan Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016 sejumlah Rp27,71 miliar. 

Rencana ini merupakan bagian dari tanggungjawab perusahaan makanan ringan tersebut berdasarkan putusan homologasi Pengadilan Niaga terkait proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

"Bahwa dengan pelunasan tersebut, perseroan dapat menunaikan amanah dari para Kreditor PKPU untuk menyelesaikan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam putusan homologasi," kata Direktur AISA, Sukawati Wijaya.  

Perseroan telah menyiapkan dana maksimal untuk membayar pokok obligasi sebesar Rp6,37 miliar, dengan rincian Rp6 miliar untuk pokok, bunga kapitalisasi Rp312,65 juta, dan bunga Rp61,02 juta.

Selanjutnya, sukuk I total Rp3,18 miliar, terdiri dari pokok Rp3 miliar, bunga kapitalisasi Rp156,32 juta, dan bunga Rp30,51 juta.

Adapun sukuk II telah disiapkan dana sebesar Rp27,98 miliar, mencakup pokok Rp27,07 miliar, bunga kapitalisasi Rp642,45 juta, dan bunga Rp267,95 juta.

Berdasarkan perkiraaan jadwal, tanggal pencatatan pembayaran bunga telah berlangsung pada Senin (20/6), sedangkan tanggal pencatatan untuk pembayaran pokok berlangsung hari ini Kamis (23/6). Adapun pembayaran dilaksanakan pada Jumat (24/6).

Dengan dilakukannya pembayaran buyback tersebut, maka harga tersebut merupakan pelunasan penuh atas Obligasi, Sukuk I dan Sukuk II.

"Adapun pembayaran bunga dan bagi hasil dihitung dari 30 Desember 2021 sampai dengan 24 Juni 2022 dengan jumlah hari bunga dan bagi hasil adalah 174 hari," tutupnya (*)

 

Editor : A.R Bacho
Bagikan Artikel Ini