Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siapa Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang Terlama Meninggal Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Kepolisian Jepang Aku Gagal Kawal Shinzo Abe

Rabu, 13 Juli 2022 | 13:40 WIB
  • author Ahmad Islamy Jamil
Kepolisian Jepang Aku Gagal Kawal Shinzo Abe
Mantan PM Jepang Shinzo Abe sebelum ditembak saat berpidato di Nara, Jumat (8/7/2022). (Foto tangkapan layar video NHK)

TOKYO, iNews.Serpong.id – Insiden pembunuhan mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, menjadi bahan evaluasi Kepolisian Negeri Sakura itu. Kepala Kepolisian Nasional Jepang, Komjen Itaru Nakamura, mengakui kegagalan polisi dalam memberikan pengamanan bagi Shinzo Abe.

“Kami sangat prihatin mantan Perdana Menteri Shinzo Abe ditembak dan dibunuh. Polisi tidak memenuhi tugas mereka untuk memberikan keamanan,” tuturnya, Rabu (13/7/2022). “Sebagai seorang polisi, saya menyesalinya. Dihadapkan dengan dampak yang sulit seperti ini, kami memahami bahwa masalahnya bukan hanya pada tindakan polisi di tempat, tanggung jawab saya juga besar sebagai pemimpin kepolisian yang harus mengelola semua polisi di daerah.” 

Nakamura mengungkapkan niatnya untuk melanjutkan tugasnya di Kepolisian Nasional Jepang. Dia ingin agar insiden serupa tidak terjadi lagi. 

Abe diserang, Jumat (8/7/2022) pagi di Kota Nara Jepang, saat berpidato untuk kampanye politiknya. Pelaku, Testuya Yamagami, mendekati politikus senior Jepang itu dari belakang dan melepaskan dua tembakan dari jarak sekitar 10 meter. 

Polisi mengatakan, Abe langsung tak sadarkan diri setelah terluka akibat penembakan. Saat dilarikan ke rumah sakit, kondisi Abe menjadi kritis dengan serangan jantung dan masalah pada paru-paru. Rumah Sakit Universitas Kedokteran Nara kemudian menyatakan mantan pemimpin Jepang itu meninggal dunia. (*) 

Editor: Burhan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut