Tradisi Pernikahan Unik di Indonesia, Diculik hingga Dilarang Buang Air
2. Menculik Mempelai Wanita Tradisi Suku Sasak

Ilustrasi Tradisi pernikahan unik di Indonesia, Suku Sasak (Foto: Antara/Lia Wanadriani Santosa)
Tradisi pernikahan unik di Indonesia berikutnya dari suku Sasak di Lombok. Pada tradisi ini, sebelum pernikahan mempelai pria harus menculik mempelai wanita dari keluarganya. Setelah diculik pengantin wanita disembunyikan di rumah kerabat pengantin pria untuk sementara waktu.
Setelah pihak keluarga wanita menyadari bahwa putrinya tidak pulang kerumah biasanya akan melaporkan ke kepala daerah setempat. Pada saat inilah calon pengantin pria akan datang menemui keluarga calon pengantin wanita untuk memberitahukan bahwa putrinya telah melakukan “kawin lari”. Jika kedua pihak keluarga menyetujui dan mencapai kesepakatan maka kemudian akan dilanjutkan ke tradisi-tradisi pernikahan selanjutnya hingga upacara pernikahan.
Walaupun pihak mempelai wanita telah menyetujui, tradisi ini tidak boleh dipraktekan secara sembarangan oleh calon mempelai pria, karena jika ketahuan maka mempelai pria akan membayar denda.
3. Tradisi Pingitan, Jawa Tengah
Tradisi pingitan merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh suku Jawa menjelang pernikahan. Pada tradisi ini calon mempelai wanita akan dilarang untuk keluar rumah dan bertemu dengan mempelai pria dalam jangka waktu tertentu sebelum pernikahan digelar.
Tradisi ini dimaksudkan untuk mempersiapkan calon mempelai wanita sebelum melewati berbagai rangkaian upacara pernikahan dengan merawat diri seperti perawatan tubuh agar tampil cantik dihari pernikahan. Selain itu tradisi pingitan dilakukan untuk menimbulkan rasa saling rindu diantara kedua calon mempelai sebelum nantinya akan menjadi suami istri.
Editor : Syahrir Rasyid