Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diam-diam Donald Trump Dievakuasi dari Pesawat Air Force One di Turki, Alasan Ancaman dari Iran
Advertisement . Scroll to see content

Heboh! Pasien dengan Peluru Artileri PD I Bersarang di Duburnya Bikin RS Dievakuasi

Jum'at, 23 Desember 2022 | 15:59 WIB
  • author Muhaimin
Heboh! Pasien dengan Peluru Artileri PD I Bersarang di Duburnya Bikin RS Dievakuasi
Seorang pasien pria lanjut usia datang ke rumah sakit di Prancis dengan peluru artileri bersarang di duburnya. Kedatangannya memicu evakuasi para penghuni rumah sakit karena takut peluru itu meledak seperti bom. Foto/Twitter/@acommonlawyer

PARIS. iNewsSerpong.id - Seorang pasien pria lanjut usia datang ke rumah sakit (RS) di Prancis setelah peluru artileri Perang Dunia (PD) I bersarang di duburnya . Itu membuat para penghuni rumah sakit dievakuasi karena ketakutan peluru itu akan meledak seperti bom.

Kasus aneh ini telah membuat para dokter RS terguncang.

Pasien berusia 88 tahun itu mengunjungi Rumah Sakit Sainte Musse di Toulon untuk mengeluarkan bahan peledak antik itu. Namun kedatangannya malah memicu memicu ketakutan akan ledakan.

“Keadaan darurat terjadi dari pukul 21.00 malam hingga 23.30 malam pada Sabtu yang membutuhkan campur tangan personel penjinak bom," kata pihak rumah sakit seperti dikutip surat kabar Var-Matin.

"[Dilakukan] evakuasi darurat orang dewasa dan anak-anak serta pengalihan darurat [pasien] yang masuk," lanjut pihak rumah sakit, yang dilansir New York Post, Kamis (22/12/2022).

“Kami harus mengelola risiko dalam kerangka reaktif. Ketika ragu, kami mengambil semua tindakan pencegahan."

Senjata Perang Dunia I itu berukuran panjang hampir 8 inci dan ketebalannya lebih dari 2 inci.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut