Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rakernas II IPPAT 2026 Perkuat Transformasi Digital dan Kepastian Hukum Pertanahan
Advertisement . Scroll to see content

Guru Ngaji di Tangerang Jadi Tersangka, Diduga Cabuli Anak Perempuan Bawah Umur

Rabu, 15 Desember 2021 | 06:13 WIB
  • author Nandha Aprilianti
Guru Ngaji di Tangerang Jadi Tersangka, Diduga Cabuli Anak Perempuan Bawah Umur
Polres Metro Tangerang Kota lewat Unit PPA menetapkan seorang guru ngaji sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap dua anak perempuan di bawah umur. (Foto : Ilustrasi/SINDOnews)

TANGERANG RAYA, iNewsSerpong -  Seorang guru ngaji ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap dua anak perempuan di bawah umur. Dua anak perempuan yang dicabuli itu berinisial R dan A.

Penetapan AS sebagai tersangka ini dibenarkan oleh Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota Abdul Rachim. “Iya, betul,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa

Dia mengatakan, polisi akan mendalami kasus ini dengan cara memanggil tersangka. "Iya, besok mau dipanggil,” ujarnya.

Dijelaskan Abdul, pemanggilan ini bisa dilakukan dua kali jika sekiranya tersangka tak memenuhi panggilan. Jika tidak memenuhi panggailan tersebut, sambungnya, polisi akan melakukan penjemputan paksa.

Sebagaimana diketahui, kasus bermula dengan modus pengisian ilmu dalam terhadap kedua korban. Kemudian, AS melakukan tindakan yang kurang menyenangkan terhadap kedua korban.

Dari kasus ini pihak kepolisian juga sudah turut melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, korban, dan juga tersangka.

Polres Metro Tangerang Kota melakukan pemeriksaan HP korban dan pelaku dibantu puslabfor Polda Metro Jaya. 

AS bisa dijerat dengan Pasal 83 UU RI No 7 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (*)

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut