get app
inews
Aa Read Next : Awas Bisa Keracunan, 7 Cara Ketahui Makanan tak Layak Konsumsi

Ternyata Sering Kali Masak Telur tidak Sehat, Salah Satunya Digoreng

Minggu, 24 September 2023 | 12:20 WIB
header img
Ternyata Sering Kali Masak Telor tidak Sehat, Salah Satunya Digoreng*

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Telur memiliki protein tinggi dan harganya pun cukup murah. Apalagi, mengolahnya pun cukup mudah, baik dadar, ceplok atau goreng, rebus dan masih banyak lagi olahan telur lainnya.

Sayang, masih banyak yang belum tahu jika cara memasak telur bisa menyebabkan nutrisi dalam telur berubah. Bahkan, bisa menimbulkan penyakit pada tubuh.

Merangkum The Daily Meal pada Sabtu (23/9/2023), berikut ini cara memasak telur yang tidak sehat yang perlu diperhatikan.

1. Merebus terlalu lama dalam suhu tinggi

Merebus telur menjadi hidangan telur yang menyehatkan. Namun, dalam membuat telur rebus kamu harus mengetahui cara memasak yang benar. Jangan masak telur terlalu lama dalam suhu yang sangat tinggi. Sebab, hal tersebut dapat menurunkan nilai gizi pada telur, khususnya kandungan antioksidan.

Salah satu cara memertahankan antioksidan pada telur yakni dengan merebusnya menjadi setengah matang. Namun perlu diperhatikan juga menurut Fakultas Ilmu Pangan, Pertanian, dan Lingkungan Universitas Negeri Ohio, metode memasak telur setengah matang (seperti merebus setengah matang) dapat menyebabkan bertahannya bakteri berbahaya seperti salmonella yang pada gilirannya dapat menyebabkan kematian.

Untuk itu, sebagai rekomendasi memasak telur rebus yang sehat, disarankan menggunakan suhu 160 derajat fahrenheit dengan durasi merebus selama 8 menit jika ingin telur rebus matang dan 4 menit untuk telur rebus setengah matang.

5 Cara Masak Telur yang Tidak Sehat, Salah Satunya Digoreng

 

2. Digoreng

Olahan telur dengan cara digoreng pasti sudah tidak asing lagi untukmu. Namun, cara ini menjadi cara paling tidak sehat dalam menyajikan telur. Untuk mengurangi bahaya yang tidak baik untuk tubuh dalam telur goreng, kita harus memerhatikan kualitas minyak yang digunakan. Disarankan untuk menggunakan minyak nabati seperti minyak zaitun dan minyak bunga matahari. Sebab di dalamnya terdapat kandungan yang mampu melepaskan zat beracun yang disebut aldehida ketika terkena panas dalam jangka waktu lama.

3. Memanggang

Memanggang termasuk ke dalam salah satu cara memasak telur yang paling tidak sehat. Hal ini karena pengaruh panas terhadap nutrisi penting telur. Berbeda dengan menggoreng dan merebus, memanggang membuat telur terkena panas tinggi dalam jangka waktu yang sangat lama.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry meneliti efek paparan panas yang berkepanjangan (dalam hal ini, 40 menit) pada telur akan berpengaruh pada kandungan vitamin D di dalamnya. Hasilnya menunjukkan bahwa telur tersebut kehilangan hingga 61% kandungan vitamin D saat dipanggang.

Apalagi jika olahan telur panggang ditambah dengan bahan lainnya seperti keju, krim, kulit pai. Bahan tersebut cenderung menambahkan kalori yang bikin tubuh kolesterol.

4. Orak-arik

Scramble egg atau telur orak-arik menjadi salah satu hidangan yang digemari banyak orang. Namun, sama seperti olahan telur lainnya, proses memasak orak-arik ini pun menjadi tidak sehat karena suhu panas yang digunakan pada saat memasak dapat menghilangkan gizi dan nutrisi dalam telur. Di samping itu, cukup sulit juga untuk menentukan waktu terbaik dalam proses memasak telur orak-arik.

5. Menggunakan microwave

Memanaskan telur dengan microwave bisa menyebabkan hilangnya nutrisi. Ini karena panas memecah senyawa tertentu yang ditemukan dalam telur. Selain itu, memasak dengan microwave memiliki risiko ledakan kecil dan luka bakar. Namun, sebenarnya proses pengolahan telur yang satu ini tidak menjadi yang paling tidak sehat.

(*)

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut