Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dituntut 13 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar, Ini Kata Kuasa Hukum Doni Salmanan
Advertisement . Scroll to see content

Member Quotex 25 Ribu, Doni Salmanan Diduga Untung 80% Jika Anggota Kalah

Rabu, 09 Maret 2022 | 18:05 WIB
  • author Puteranegara Batubara
Member Quotex 25 Ribu, Doni Salmanan Diduga Untung 80% Jika Anggota Kalah
Doni Salmanan diduga meraup untung 80% bila anggota dari Quotex mengalami kekalahan. (Foto : Istimewa/Instagram)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Doni Salmanan diduga meraup 80% keuntungan apabila member atau anggota dari Quotex mengalami kekalahan. Demikian disampaikan Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Reinhard Hutagaol, Rabu (9/3/2022). 

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri resmi menetapkan influencer Doni Salmanan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan opsi biner atau trading binary option lewat Platform Quotex.

Selain itu, Reinhard mengatakan Doni Salmanan juga memiliki member sebanyak 25.000. Hal itu diketahui berada di media sosial Telegram. 

"Itu bisa indikasi (aktif) karena 25.000 artinya yang ikut referal sama dia. Karena ikut sama dia pasti gabung telegram itu," ujar Reinhard.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menetapkan Doni Salmanan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penipuan opsi biner atau trading binary option lewat Platform Quotex.

Doni ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan lebih dari 13 jam. Doni Salmanan akan dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 45 Ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang ITE ancamannya 6 tahun penjara.

Kemudian Pasal 378 KUHP ancaman penjara 4 tahun, dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dengan ancaman 20 tahun penjara. (*)
 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut