Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Catat Daftar Call Center Transportasi dan Tol Ini saat Libur Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Harap Waspada! Sejumlah Titik Rawan Macet saat Puncak Mudik Tahun Baru 2026

Jum'at, 19 Desember 2025 | 08:23 WIB
  • author Danandaya Arya Putra
Harap Waspada! Sejumlah Titik Rawan Macet saat Puncak Mudik Tahun Baru 2026
Tetap waspada, titik kemacetan saat puncak arus mudik Nataru 2026 bakal terjadi pada sejumlah wilayah. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

JAKARTA, iNews.id – Pengguna jalan tol Trans Jawa diminta meningkatkan kewaspadaan menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

PT Jasa Marga Transjawa Tol (JTT) memprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik krusial, terutama pada 22 dan 24 Desember 2025.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa pola kemacetan saat Nataru hampir serupa dengan periode mudik Lebaran.

Volume Lalu Lintas Naik Tajam

Salah satu titik rawan berada di pertemuan akhir Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) dengan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) di KM 48.

Selain itu, kepadatan juga diperkirakan terjadi di pertemuan Tol Japek dan Tol Purbaleunyi di KM 65.

“Titik-titik ini memang menjadi lokasi yang kerap mengalami penumpukan kendaraan, khususnya saat volume lalu lintas meningkat tajam,” ujar Ria, Jumat (19/12/2025).

Untuk mengantisipasi kemacetan, Jasa Marga akan mengoperasikan seluruh gardu tol, termasuk memaksimalkan fungsi Gerbang Tol Cikatama 8 di jalur Japek.

Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan selama periode puncak.

Sementara itu, lonjakan arus balik diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025 dan 4 Januari 2026. Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, memantau informasi lalu lintas terkini, serta memanfaatkan waktu perjalanan di luar jam puncak. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut