Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : HIKMAH JUMAT : Sabar Saja Tidak Cukup
Advertisement . Scroll to see content

HIKMAH JUMAT : Ujian Itu Bernama Istiqamah

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:10 WIB
  • author Penulis : Dr. Abidin, S.T., M.Si.
HIKMAH JUMAT : Ujian Itu Bernama Istiqamah
Ada kekeliruan dalam memahami istiqamah. Sebagian orang mengira istiqamah berarti tidak pernah melakukan kesalahan. Padahal manusia adalah makhluk yang lemah. (Foto: Ist)

Penulis : Dr. Abidin, S.T., M.Si. -- Dosen Universitas Buddhi Dharma; Ketua Umum Yayasan Bina Insan Madinah Catalina; Ketua PCM Pagedangan, Tangerang

KITA SERING ingin menjadi orang baik. Masalahnya, kita tidak selalu sanggup bertahan menjadi orang baik. Ada pula masa ketika hati begitu lembut. Mendengar ayat Al-Qur’an, dada terasa sesak dan mata berkaca-kaca.

Kemudian, seusai kajian, kita berjanji kepada diri sendiri: mulai hari ini harus berubah. Salat akan dijaga, Al-Qur’an akan dibaca setiap hari, maksiat akan ditinggalkan, sedekah akan diperbanyak.

Kita pulang dengan keyakinan bahwa hidup akan benar-benar berubah. Tetapi, seiring dengan waktu yang terus berjalan. Semangat yang kemarin membara pun akhirnya mulai redup.

Al-Qur’an yang semula rutin dibaca kembali tergeletak. Salat yang ingin dijaga mulai ditunda. Dosa yang pernah ditinggalkan perlahan mengetuk pintu lagi. Dan yang paling menyakitkan, kita sadar bahwa kita sedang kembali menjadi diri kita yang dulu.

Di situlah muncul konflik batin yang sering tidak kita ceritakan kepada siapa pun: kita ingin dekat dengan Allah, tetapi kita juga masih mencintai kenyamanan duniawi yang menjauhkan kita dari-Nya.

Kita ingin istiqamah, tetapi hati mudah berubah. Kita ingin taat, tetapi godaan tidak pernah berhenti. Kita ingin meninggalkan dosa, tetapi lingkungan, kebiasaan, dan hawa nafsu berkali-kali menarik kita kembali.

Lalu kita bertanya dalam hati: “Mengapa menjadi baik terasa mudah di awal, tetapi begitu berat untuk dipertahankan?” Jawabannya mungkin sederhana: karena memulai adalah keputusan sesaat, sedangkan istiqamah adalah perjuangan setiap hari.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ‘Tuhan kami ialah Allah,’ kemudian mereka tetap istiqamah, akan turun kepada mereka para malaikat (seraya berkata), ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.’” (QS. Fussilat [41]: 30)


Dr. Abidin, S.T., M.Si. (Foto : Dok Pribadi)
 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut