get app
inews
Aa Text
Read Next : 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini Amalan agar Raih Lailatul Qadar

HIKMAH JUMAT : Persiapan Terbaik Sambut Datangnya Ramadhan

Jum'at, 23 Januari 2026 | 05:01 WIB
header img
Bulan Sya’ban dijadikan sebagai waktu persiapan spiritual sebelum memasuki bulan Ramadhan yang penuh berkah. (Foto: Ist)

Dalam hadits lain, Baginda Rasulullah SAW bersabda:

“Itulah bulan yang sering dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadhan. Itulah bulan diangkatnya amal-amal kepada Rabb semesta alam, dan aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan aku sedang berpuasa.” (HR. An-Nasa’i)

Hadits ini menegaskan dua hal penting yakni bulan Sya’ban sering dilalaikan, padahal memiliki keutamaan besar, serta Baginda Rasulullah SAW menginginkan amalnya diangkat dalam keadaan ibadah terbaik, yaitu puasa.

Salah satu keistimewaan bulan Sya’ban adalah diangkatnya amal manusia kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini menjadi pengingat bahwa setiap amal, sekecil apa pun, akan diperhitungkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).” (QS. Az-Zalzalah [99]: 7–8)

Selain itu, bulan Sya’ban juga menjadi waktu yang sangat tepat untuk muhasabah diri. Kita bisa bertanya kepada diri kita sendiri terkait dengan kualitas shalat kita, frekuensi membaca dan mentadaburi Al-Qur’an, dan juga tentang akhlak kita selama ini.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan penuh distraksi ini, bulan Sya’ban mengajak kita berhenti sejenak. Berhenti untuk menenangkan hati dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Amalan Terbaik di Bulan Sya’ban

Setelah kita melakukan amalan terbaik di bulan Rajab yaitu memperbaiki kualitas shalat, maka di bulan Sya’ban ini terdapat beberapa amalan terbaik yang dianjurkan untuk dilakukan.

Yang pertama adalah memperbanyak puasa sunnah. Puasa Sya’ban adalah latihan fisik dan spiritual sebelum Ramadhan. Ia membantu tubuh menyesuaikan diri dan melatih keikhlasan. Hal ini telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW sebagaimana perkataan Ibunda Aisyah radhiyallahu ‘anha di atas.

Yang kedua adalah memperbanyak istighfar dan bertaubat di bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban disebut juga bulan persiapan, hal ini berarti bulan Sya’ban adalah bulan pembersihan dosa.


Taubat yang sungguh-sungguh di bulan Sya’ban akan membuat kita memasuki Ramadhan dengan hati yang lebih bersih. (Foto: Ist)
 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut