Fakta Menyedihkan: 95% Orang Indonesia Abai Sayur dan Buah
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Ironis. Negeri yang dijuluki surga buah tropis justru dihuni masyarakat yang malas menyentuh sayur dan buah.
Data Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) mengungkap fakta mengejutkan: sekitar 95 persen masyarakat Indonesia masih abai terhadap konsumsi buah dan sayur.
Ketua Umum DPP PERSAGI, Doddy Izwardy, menyebut rendahnya konsumsi ini sudah terjadi sejak 2007 dan nyaris tak berubah hingga kini.
Padahal, pepaya, mangga, pisang, hingga alpukat mudah ditemukan di pasar tradisional maupun modern.
“Pedoman gizi seimbang itu sudah jelas. Tapi edukasi gizi tidak mudah. Konsumsi buah dan sayur kita masih di angka sekitar 5 persen,” ujar Doddy dalam keterangan resminya, Minggu (25/1/2026).
Menurutnya, kondisi ini memperlihatkan lemahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang.
Peran ahli gizi pun menjadi krusial, mulai dari menyusun menu harian, menghitung kebutuhan protein, hingga memastikan keseimbangan asupan gizi dalam sehari.
Sebagai upaya melawan krisis literasi gizi, PERSAGI bersama Poltekkes Kemenkes Jakarta II menggelar Lomba Presentasi Edukasi Gizi yang melibatkan mahasiswa gizi dan dietetika.
Momentum Hari Gizi Nasional ke-66 ini diharapkan menjadi alarm keras, mengingat persoalan gizi—dari stunting hingga obesitas—masih menghantui kualitas SDM Indonesia. (*)
Tema HGN 2026, “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”, menjadi pengingat: tanpa perubahan pola makan, bonus demografi bisa berubah jadi bencana. (*)
Editor : Syahrir Rasyid