Diaspora Takalar Gelar Semarak Ramadhan 1447 Hijriah
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Atmosfer Ramadan 1447 Hijriah mulai menggema. Dari sudut-sudut masjid hingga ruang digital, umat Muslim di seluruh dunia menyambut bulan suci dengan penuh syukur, haru, dan semangat baru.
Di Indonesia, gaung itu terasa sejak malam pertama. Saf-saf salat tarawih kembali rapat, lantunan ayat suci menggema, seolah menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan—melainkan momentum perubahan diri.
Ramadan memang bulan istimewa. Selama sebulan penuh, umat Muslim menahan lapar dan dahaga sejak fajar hingga magrib, sekaligus mengasah kesabaran, empati, dan ketakwaan. Namun tahun ini, semaraknya terasa berbeda.
Badan Pengurus Nasional Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku (BPN KKTP) tak tinggal diam. Mereka menggebrak dengan agenda bertajuk “Semarak Ramadhan 1447 H”, rangkaian kegiatan religi yang dikemas serius, terstruktur, namun tetap membakar semangat kebersamaan diaspora Takalar.
“Inilah momentum diaspora Takalar untuk bersatu dan berkontribusi,” tegas Sekjen BPN KKTP, Drs. A. Muktadir Taiyeb Dg Rurung, MM.
Tiga Kultum Pagi daring via Zoom digelar pada 22 Februari, 1 Maret, dan 15 Maret 2026, menghadirkan Ustadz Dr. H. Muhammad Ridwan Yahya Dg Pata serta Ustadz Umry, Ketua Bidang Dakwah MUI DKI Jakarta.
Puncaknya, Peringatan Nuzulul Quran 7 Maret 2026 di kediaman Ketua Umum Hasanuddin Tisi (Tetta Lewa), dengan hikmah oleh Prof. Dr. Adlin Dg Sila. Disusul Halal bi Halal 4 April menghadirkan Prof. Dr. Muh. Sabri Dg Biseang dari BPIP RI.
Ramadan kali ini bukan sekadar ibadah—ini soal kebangkitan dan persatuan. (*)
Editor : Syahrir Rasyid