Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Pacu Modernisasi Digital hingga Capaian Berkelas Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BPOM Taruna Ikrar: Bongkar Data, Penyalahgunaan Ketamin Melonjak

Kamis, 23 April 2026 | 09:41 WIB
  • author Annastasya Rizqa
Kepala BPOM Taruna Ikrar: Bongkar Data, Penyalahgunaan Ketamin Melonjak
Semakin memprihatinkan penyalahgunaan zat ketamin di kalangan remaja dan dewasa muda. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id -- Fenomena penyalahgunaan zat ketamin di kalangan remaja dan dewasa muda kian memprihatinkan.

Obat bius yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan medis kini justru disalahgunakan sebagai pemicu halusinasi berbahaya.

Merespons kondisi ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan distribusi.

Sinyal Kuat Adanya Potensi Penyalahgunaan

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengungkapkan, lonjakan distribusi ketamin dalam beberapa tahun terakhir menjadi sinyal kuat adanya potensi penyalahgunaan.

“Periode 2022 hingga 2024 mengalami peningkatan signifikan. Ini yang kami waspadai sebagai tren penyalahgunaan,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin awal pekan ini.

Data menunjukkan distribusi ketamin meningkat dari 134.000 pada 2022, menjadi 235.000 di 2023, dan melonjak hingga 440.000 pada 2024.

BPOM pun menerbitkan Peraturan Nomor 12 tentang Obat-obat Tertentu guna menutup celah distribusi ilegal.

Hasilnya, pada 2025 tren penyalahgunaan mulai menurun.

Namun, masyarakat diminta tetap waspada. Penyalahgunaan ketamin dapat memicu halusinasi, kehilangan kesadaran, hingga kerusakan organ permanen. (*)

 

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut