422 Aktivis Global Sumud Flotilla Bebas dari Israel, Lalu Diterbangkan ke Turki
ISTANBUL, iNewsSerpong.id – Sebanyak 422 aktivis internasional anggota misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) akhirnya dibebaskan dari tahanan Israel.
Mereka langsung diterbangkan menuju Istanbul, Turki, menggunakan tiga pesawat Turkish Airlines melalui Bandara Ramon, Israel Selatan.
"Melalui penerbangan khusus, 422 peserta armada, termasuk 85 warga Turki, dibawa ke negara kami," ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki, dikutip Jumat (22/5/2026).
Para aktivis yang berasal dari 44 negara tersebut sebelumnya ditahan di Penjara Ketziot di Gurun Negev.
Proses deportasi berjalan di bawah pengawasan ketat pejabat Kedutaan Besar Turki di Tel Aviv, di mana seluruh penerbangan berhasil mendarat di Istanbul pada Kamis sore waktu setempat.
Di sisi lain, Kemlu Israel menegaskan bahwa deportasi dilakukan karena pihaknya tidak akan membiarkan blokade laut terhadap Gaza dilanggar.
Diketahui, misi kemanusiaan yang membawa total 428 orang dengan 50 kapal ini bertolak dari Pelabuhan Marmaris, Turki, pada 14 Mei lalu demi menembus blokade ilegal Israel di Jalur Gaza yang terjadi sejak 2007.
Penahanan ini sempat memicu kecaman global setelah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, mengunggah video yang memperlihatkan perlakuan tidak manusiawi pasukan Zionis.
Dalam video tersebut, para aktivis dipaksa bersujud dengan tangan terikat ke belakang. Tak hanya itu, laporan menyebutkan para aktivis mengalami penyiksaan fisik dan mental, mulai dari pemukulan hingga disetrum listrik oleh aparat Israel. (*)
Editor : Syahrir Rasyid