Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Pacu Modernisasi Digital hingga Capaian Berkelas Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Inspiratif Ibu Iin yang Sukses Memasarkan Pempek Kuliner Legendaris di Final PFL 2026

Senin, 15 Juni 2026 | 09:23 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Kisah Inspiratif Ibu Iin yang Sukses Memasarkan Pempek Kuliner Legendaris di Final PFL 2026
Ibu Iin Sutiyani, seorang nasabah PNM Mekaar yang mengandalkan kuliner pempek sebagai sumber penghidupan. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsSerpong.id - 
Di balik riuh sorak sekitar 5.400 penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada laga Final Pro Futsal League 2026, terselip sebuah kisah perjuangan dan rasa syukur yang mendalam dari seorang ibu pelaku UMKM.

Kompetisi olahraga bergengsi ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet muda untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ruang bertumbuh bagi para pengusaha ultra mikro di tingkat akar rumput, berkat dukungan penuh dari PNM selaku sponsor utama.

Through inisiatif ini, PNM sengaja memboyong sejumlah nasabah prasejahtera binaannya untuk memasarkan produk mereka secara langsung di tengah keramaian acara.

Salah satu yang mendapatkan kesempatan berharga tersebut adalah Ibu Iin Sutiyani, seorang nasabah PNM Mekaar yang mengandalkan kuliner pempek sebagai sumber penghidupan. Selama hampir dua dekade, Ibu Iin setia mempertahankan resep turun-temurun ini demi menopang ekonomi keluarga. 

Perjuangan itu terasa kian berat sekaligus krusial ketika kondisi kesehatan suaminya menurun akibat sakit yang diderita. Di tengah himpitan situasi yang serba tidak mudah, usaha pempek itulah yang menjadi tumpuan utama Ibu Iin agar tidak menyerah demi masa depan anak-anaknya.

Hadir di final liga futsal nasional ternyata membawa berkah luar biasa bagi usahanya. Dalam waktu satu hari saja, omzet penjualan pempeknya melonjak berkali-kali lipat dibanding hari biasa karena mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. 

Dengan wajah penuh haru dan syukur, ia mengaku tidak pernah membayangkan dagangannya bisa selaris itu. Keuntungan yang didapatkan dari acara ini akan ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga serta membiayai pengobatan sang suami, sembari berharap usahanya bisa terus berkembang dan dikenal lebih luas.

Menanggapi kisah inspiratif tersebut, Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa di balik setiap unit usaha kecil selalu ada perjuangan besar yang patut dihormati.

 Melalui kesempatan seperti ini, PNM berkomitmen menyediakan ruang bagi kaum perempuan prasejahtera agar terus bergerak maju dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga mereka. 

Langkah ini sekaligus menjadi kelanjutan dari komitmen jangka panjang PNM dalam mengampanyekan pemberdayaan UMKM, guna memastikan para nasabah binaan dapat terus naik kelas dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi perekonomian Indonesia.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut