Gratis untuk MBR, Menteri ATR Nusron Targetkan 8 Juta Sertifikat Tanah
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penerbitan 8 juta sertifikat tanah gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Program Sertifikasi Sektor Perumahan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2028.
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menjelaskan bahwa target tersebut akan dicapai secara berkala dalam tiga tahun ke depan.
Untuk tahun 2026, kementerian membidik penerbitan 1 juta sertifikat, lalu naik menjadi 2 juta sertifikat pada 2027, dan melonjak signifikan menjadi 5 juta sertifikat pada 2028 demi menggenapi total target.
"Tahun ini 1 juta, tahun depan 2 juta. Totalnya mungkin tahun 2028 tambah 5 juta, totalnya 8 juta," ujar Nusron saat ditemui di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Nusron memaparkan ada tiga kelompok masyarakat yang menjadi sasaran utama program strategis ini.
Kelompok pertama adalah para penerima bantuan perumahan dari pemerintah, termasuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Selain itu, program sertifikasi gratis ini juga akan menyasar masyarakat penerima manfaat program bedah rumah dari kementerian lain.
Mereka meliputi penerima bantuan dari Kementerian Sosial serta Kementerian Kesehatan.
Khusus untuk sektor kesehatan, Nusron menyebutkan bahwa pasien penderita TBC berpenghasilan rendah juga akan dimasukkan ke dalam daftar sasaran objek program.
Meski saat ini data detailnya masih dalam proses pengumpulan, kelompok tersebut dipastikan akan menjadi prioritas. (*)
"Kemudian bedah rumah dari Kemenkes. Bagi penderita TBC. Datanya belum kami temukan. Tapi itu nanti akan menjadi sasaran objek daripada program sertifikasi sektor perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah," tutur Nusron. (*)
Editor : Syahrir Rasyid