Januari 2027, Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Pramono: MRT-Mikrotrans Menyusul
JAKARTA, iNewsSerpong.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian mulai 1 Januari 2027.
Penyesuaian tarif tersebut dilakukan bersamaan dengan rencana Pemprov DKI Jakarta memperluas golongan masyarakat penerima fasilitas transportasi publik gratis.
Pramono mengatakan, setelah Transjakarta dan Transjabodetabek, tarif Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dan Mikrotrans juga akan dikaji.
“Jadi, tarif yang akan mengalami penyesuaian adalah tarif untuk Transjakarta dan Transjabodetabek. Sedangkan untuk MRT, Mikrotrans akan diatur kemudian,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Menurut dia, layanan yang berada dalam satu rumpun transportasi Jakarta akan diatur secara bersamaan. Besaran tarif baru akan diumumkan sebelum mulai berlaku.
“Mikrotrans diatur bersamaan dengan, kan itu satu rumpun, Transjakarta, Transjabodetabek, Mikrotrans, JakLingko. Itu kan satu rumpun. Jadi, itu diatur bersamaan,” katanya.
Sebelumnya, Pramono menyebut penerima transportasi publik gratis akan diperluas dari 15 menjadi 21 golongan mulai 1 Januari 2027.
Dia menjelaskan, tarif transportasi publik Jakarta saat ini masih relatif murah dibandingkan daerah penyangga di kawasan megapolitan Jakarta.
Meski tarif disesuaikan, Pemprov DKI tetap memberikan subsidi. Namun, subsidi bagi masyarakat yang dinilai mampu akan dikurangi.
“Karena yang mampu naik transportasi Jakarta sudah disubsidi oleh Pemerintah Jakarta karena tarifnya termasuk yang paling murah, hanya memang bagi masyarakat yang mampu subsidinya kita kurangi,” tuturnya. (*)
Editor: Syahrir Rasyid