Tak Perlu Tiru China, CEO Bugatti Sindir Strategi Produsen Mobil Eropa
Dia juga membandingkan strategi industri otomotif Eropa dengan industri jam tangan Swiss. Menurutnya, produsen sebaiknya fokus pada ceruk pasar yang sesuai dengan keunggulan mereka, alih-alih mengejar volume produksi massal.
“Kita perlu menemukan ceruk pasar kita, seperti Swiss menemukan pembuatan jam tangan mereka,” kata Rimac.
Pernyataan tersebut muncul di tengah persaingan ketat dengan merek-merek China yang menawarkan teknologi modern dan harga kompetitif.
Meski demikian, strategi premium juga memiliki tantangan. Produsen Eropa tetap harus beradaptasi dengan perkembangan kendaraan listrik, perubahan kebutuhan konsumen, dan persaingan harga.
Rimac menegaskan, mempertahankan identitas serta keunggulan produk dapat menjadi strategi untuk menghadapi persaingan tanpa harus meniru seluruh pendekatan pabrikan China. (*)
Editor: Syahrir Rasyid