Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Investor Respons Positif Pusat Finansial Internasional Indonesia yang Segera Dibangun
Advertisement . Scroll to see content

364 BUMN Merugi Ditutup, Danantara Bidik Laba Rp360 Triliun

Senin, 26 Oktober 2026 | 20:30 WIB
  • author Rohman Wibowo
364 BUMN Merugi Ditutup, Danantara Bidik Laba Rp360 Triliun
Wisma Danantara Indonesia (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Danantara Indonesia telah menutup dan merampingkan 364 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merugi atau tidak efisien.

Langkah ini dilakukan untuk menekan kerugian sekaligus mengejar target laba bersih konsolidasi sebesar Rp360 triliun pada 2026.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan penataan tersebut merupakan bagian dari perombakan besar struktur korporasi BUMN.

Kurang dari 200 Perusahaan

Dari sebelumnya 1.074 perusahaan, jumlah entitas ditargetkan menyusut menjadi kurang dari 200 perusahaan.

“Hingga hari ini, Danantara telah berhasil merampingkan dan menutup 364 perusahaan BUMN yang merugi atau tidak efisien,” ujar Dony dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Penataan dilakukan melalui empat strategi, yakni konsolidasi, likuidasi, restrukturisasi keuangan, dan divestasi bisnis noninti.

Pada strategi konsolidasi, sekitar 200 perusahaan akan dilebur berdasarkan kesamaan bidang usaha. Di antaranya, 23 kawasan industri menjadi satu entitas, 60 rumah sakit berada di bawah satu induk, serta 120 hotel disatukan dalam satu payung usaha.

Perusahaan Asuransi Dirampingkan

Selain itu, lima manajer investasi dikonsolidasikan menjadi satu entitas. Sementara 16 perusahaan asuransi dirampingkan menjadi tiga kelompok, yakni asuransi jiwa, umum, dan kredit.

Di sisi lain, sebanyak 213 perusahaan ditargetkan dilikuidasi, termasuk entitas anak dan cucu usaha Telkom serta Pertamina.

Sebanyak 15 perusahaan juga menjalani restrukturisasi keuangan, di antaranya Krakatau Steel, Kimia Farma, dan Garuda Indonesia.

Danantara turut melepas hampir 208 unit usaha noninti untuk meningkatkan efisiensi dan memusatkan bisnis pada sektor strategis.

Dony menegaskan target laba bersih Rp360 triliun merupakan sasaran yang ingin dicapai melalui pembenahan neraca keuangan dan tata kelola perusahaan secara menyeluruh. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut