Konversi Motor Bensin Jadi Listrik, Berapa Biayanya?

Muhamad Fadli Ramadan
Konversi Motor Bensin Jadi Listrik (Foto: iNews.id)

“Kalau kendaraan listrik itu selalu baterai paling mahal. Misalnya nanti kalau ada insentif dari pemerintah terkait baterai untuk program konversi, jadinya bisa lebih murah. Mungkin bisa sekitar Rp5 jutaan,” ujarnya.

Sebelum melakukan konversi, Hari mengatakan, di IATO akan berdiskusi terlebih dahulu kepada konsumen seberapa besar tenaga yang diinginkan. Sebab, itu akan memengaruhi harga.

"Untuk estimasi harga itu dapat menghasilkan tenaga seperti motor matik 110 cc sampai 125 cc. Kalau mau lebih tinggi lagi tenaga tinggal disesuaikan saja, tapi kalau motor penggeraknya lebih besar butuh baterai lebih besar juga,” kata dia.

Hari menganggap motor hybrid menjadi solusi paling tepat untuk kondisi Indonesia saat ini dengan infrastruktur yang belum tersebar berbagai wilayah. Pasalnya, pemilik masih bisa menggunakan mesin bensin jika baterai habis di jalan.

“Motor rancangan saya ini menggunakan sistem hybrid. Jadi kita tak perlu repot dorong motor kalau baterai habis. Sistem regenerated juga bisa diaktifkan, jadi baterai akan mengisi ketika motor berjalan. Motor listrik dan mesin bensin juga bisa diaktifkan bersamaan, jadi tenaganya lebih besar,” katanya.

Namun, biaya yang dikeluarkan untuk mengonversi kendaraan dari bensin menjadi listrik belum termasuk biaya sertifikasi. Pengurusan surat-surat perlu dilakukan untuk mendapatkan legalitas kendaraan tersebut.

"Kalau untuk biaya sertifikasi pengurusan surat-surat itu kisaran Rp450.000. Sangat terjangkau karena pemerintah sangat membantu dalam hal semacam ini," kata dia.(*)



Editor : Syahrir Rasyid

Sebelumnya
Halaman : 1 2
Tampilkan Semua

TAG :
motor bensin listik
Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Artikel Terkait

Lumayan, Konversi Motor Bensin ke Listrik Dapat Jatah Subsidi Rp5 Juta

BERITA POPULER +
News Update

Aspphami Jakarta Gelar Pelatihan Penanganan Binatang Pengganggu Permukiman

Selasa, 03 Februari 2026 | 13:04 WIB | News

Warga Jabodetabek Tetap Waspada, BMKG Prediksi Hujan hingga 5 Februari

Selasa, 03 Februari 2026 | 07:33 WIB | News

Dampak Pembatasan Kuota SKT, Gus Lilur: Kesejahteraan Buruh Linting dan Petani Tembakau Terancam

Senin, 02 Februari 2026 | 18:17 WIB | Ekonomi

Andi Soraya Ledek Denada, Oplas Wajah Bisa tapi Telantarkan Anak

Senin, 02 Februari 2026 | 17:50 WIB | Lifestyle

Akhirnya, Denada Beri Pengakuan Kalau Ressa Rizky Rossano Anak Kandungnya

Senin, 02 Februari 2026 | 17:04 WIB | Lifestyle

YES GEN 2026, Ajang Siswa SD Mencari 'Hunger Solution'

Senin, 02 Februari 2026 | 16:01 WIB | Tangerang Raya

Danantara Turun Gunung, Jaga Investasi dan Stabilitas Bursa, Investor Diminta Tenang

Senin, 02 Februari 2026 | 12:17 WIB | Ekonomi

Resmi Jadi Tersangka! Bahar bin Smith Tersandung Kasus Penganiayaan di Tangerang

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:02 WIB | News

Mengejutkan! Hampir Separuh Pengguna Medsos Indonesia Masih di Bawah 18 Tahun

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:38 WIB | News

Risikonya Fatal! Polisi Wanti-wanti Jangan Salah Gunakan Gas Tertawa N2O

Minggu, 01 Februari 2026 | 08:33 WIB | News

Kreator Konten Malaysia Hadiahkan Umrah Buat Pedagang Es Gabus, Tangis Pecah di Depan Kamera

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:49 WIB | News

Hasil Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:52 WIB | News

Terungkap Fakta Lain Pemuda Ponorogo Nikahi Seorang Nenek, Sopir dan Majikan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:29 WIB | News

Akhirnya Ditahan! Serda Heri Kena Hukuman Berat Usai Tuduh Penjual Es Jadul Pakai Spons

Jum'at, 30 Januari 2026 | 21:05 WIB | News

Dituduh Telantarkan Anak, Pihak Denada Bantah Isu Pilih Kasih: Dikasih Uang, Disekolahkan!

Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:38 WIB | Lifestyle
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network