Apa Saja Bukti Kecurangan Pemilu 2024? Refly Harun Beri Bocorkan

Ismet Humaedi
Refly Harun membocorkan bukti-bukti kecurangan Pemilu 2024 yang tengah dikumpulkan Timnas AMIN, apa saja? (Foto: Official iNews/YouTube)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Anggota Dewan Pakar Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), Refly Harun, mengungkap sejumlah bukti yang sedang dikumpulkan oleh Tim Hukum Nasional AMIN terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Menurut, Refly Harun, bukti-bukti tersebut mulai terungkap ke publik melalui berita media serta film dokumenter "Dirty Vote" yang belakangan menjadi viral.

"Bukti-bukti tersebut akan diungkapkan pada waktunya di Mahkamah Konstitusi (MK) dan di panitia angket. Tapi jika Anda penasaran, sedikit informasi dapat Anda temukan misalnya di majalah Tempo edisi terakhir 19 Februari," kata Refly dalam diskusi "Rakyat Bersuara" di iNews Tower, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/2/2024).

Indikasi Kecurangan

Refly tidak hanya merujuk pada pemberitaan media, tetapi juga memberikan petunjuk lain terkait indikasi kecurangan dalam Pemilu 2024.

"Selain itu, Anda juga bisa menonton 'Bocor Alus' dan 'Dirty Vote'. Itu menunjukkan bahwa ada indikasi kecurangan bukan hanya pada saat pemungutan suara, tetapi sejak sebelumnya, mungkin sejak tahun 2020-2021," tambahnya.

Dia menegaskan bahwa sumber-sumber seperti majalah Tempo merupakan salah satu acuan yang kredibel. "Saya punya sumber lain juga.

Tetapi yang ingin saya tekankan adalah apakah media sebagus Tempo akan menyebarkan hoaks? Tidak mungkin," ujarnya.

Refly juga menyoroti ketiadaan bantahan dari pemerintah atau kubu paslon 02 terhadap laporan-laporan media. "Jika apa yang ditulis Tempo tidak benar, seharusnya dibantah.

Namun, kita tidak melihat adanya bantahan selama ini, misalnya terkait keterlibatan Istana dalam pemenangan paslon 02 atau terkait mobilisasi bansos oleh menteri-menteri untuk mengglorifikasi paslon 02. Ini menunjukkan indikasi yang kuat," tandasnya. 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network