Jangan Biarkan Ramadhan Berlalu Sia-sia
Ramadhan adalah tamu agung yang datang hanya sebulan dalam setahun. Tidak ada jaminan kita akan bertemu Ramadhan di tahun yang akan datang. Oleh karena itu, setiap detiknya harus dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Perbanyak istighfar, shalat malam, tilawah Al-Qur’an, sedekah, dan memperbaiki akhlak. Jadikan Ramadhan sebagai titik balik kehidupan. Jangan sampai setelah Ramadhan berlalu, kita kembali pada kebiasaan lama yang penuh dengan dosa.
Sebagian ulama mengatakan bahwa tanda diterimanya amal di bulan Ramadhan adalah istiqamah setelahnya. Jika seseorang menjadi lebih baik setelah Ramadhan, itu pertanda ia telah meraih keberkahan dan ampunan.
Ramadhan adalah bulan ampunan, bulan penghapus dosa, dan bulan pembebasan dari api neraka. Allah membuka pintu surga, menutup pintu neraka, dan melipatgandakan pahala. Semua ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Mumpung kita masih berada di awal Ramadhan, maka manfaatkanlah hari-hari di bulan Ramadhan ini untuk mendapatkan ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Al-Ghafur, maknanya adalah Allah tidak hanya mengampuni dosa, namun sekaligus menggantinya dengan kebaikan.
Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik dalam hidup kita. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni dosa-dosa kita yang lalu, menerima amal ibadah kita, dan menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Bila seseorang menjadi lebih baik setelah Ramadhan, itu pertanda ia telah meraih keberkahan dan ampunan. (Foto: Ist)
Wallahu a’lam bish-shawab.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
