JAKARTA, iNewsSerpong.id – Pemerintah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal di tengah kebijakan efisiensi akibat dampak konflik Timur Tengah.
Seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah tetap menjalankan pembelajaran tatap muka (luring) lima hari dalam sepekan.
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak mengalami pembatasan.
Surat Edaran Mendiktisaintek
Selain kegiatan akademik, aktivitas olahraga prestasi dan ekstrakurikuler juga tetap berjalan seperti biasa.
Sementara itu, untuk pendidikan tinggi, khususnya mahasiswa semester 4 ke atas, mekanisme pembelajaran akan disesuaikan dengan kebijakan yang diatur melalui Surat Edaran Mendiktisaintek.
Kinerja Pelayanan Publik
Di sisi lain, pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat.
Kebijakan ini mulai berlaku pada April 2026 sebagai bagian dari langkah efisiensi.
Pemerintah menyatakan evaluasi terhadap kebijakan WFH akan dilakukan secara berkala setiap dua bulan guna memastikan efektivitas dan dampaknya terhadap kinerja pelayanan publik. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
