WASHINGTON, iNewsSerpong.id — Direktur Anggaran Gedung Putih, Russell Vought, menolak mengungkap estimasi biaya agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran kepada parlemen.
Ia berdalih angka pengeluaran terus berubah sehingga sulit dihitung secara pasti.
“Saya tidak ingin membuat karakterisasi tentang hal itu saat ini,” ujarnya menanggapi laporan yang menyebut biaya konflik telah mencapai puluhan miliar dolar.
Kuras Anggaran Sekitar USD 10 Miliar per Pekan
Sejumlah senator memperkirakan perang tersebut dapat menguras hingga USD10 miliar per pekan.
Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan permintaan tambahan anggaran pertahanan.
Kritikus menilai sikap tertutup ini sebagai upaya menyembunyikan besarnya beban fiskal di tengah lonjakan utang nasional AS.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
