JAKARTA, iNewsSerpong.id - Stroke tetap menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar. Setiap tahunnya, ratusan ribu orang mengalami serangan stroke, di mana banyak di antaranya harus menghadapi kecacatan permanen akibat keterlambatan penanganan medis.
Padahal dalam kondisi ini, setiap menit sangatlah berharga karena sel-sel otak akan rusak dengan sangat cepat begitu aliran darah terganggu.
Menjawab tantangan kritis tersebut, Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) berhasil menorehkan pencapaian bersejarah sebagai rumah sakit pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi Clinical Care Program untuk Acute Ischemic Stroke dari Joint Commission International (JCI).
Pengakuan internasional yang diterima pada 11 Maret 2026 ini semakin istimewa karena SHLV juga berhasil mempertahankan akreditasi JCI selama tujuh tahun berturut-turut. Sertifikasi Clinical Care Program Certification (CCPC) ini merupakan bukti nyata bahwa SHLV memiliki sistem penanganan stroke yang terintegrasi secara menyeluruh, mulai dari respons darurat, kecepatan diagnosis, intervensi medis, hingga tahap rehabilitasi pasien.
Standar ketat yang ditetapkan JCI tidak hanya menilai kecanggihan fasilitas, tetapi juga konsistensi tim medis dalam menjalankan protokol berbasis bukti (evidence-based) demi mencapai hasil pemulihan yang optimal.
Langkah SHLV dalam mengejar sertifikasi global ini didasari oleh komitmen kuat untuk memastikan masyarakat Indonesia bisa mendapatkan layanan stroke berstandar dunia tanpa harus pergi ke luar negeri.
Dengan sistem yang terstruktur, SHLV mampu memenuhi kriteria sulit terkait kecepatan respons, koordinasi lintas disiplin, serta pemantauan hasil klinis yang berkelanjutan.
Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Erick Prawira Suhardhi, MARS, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan kesiapan rumah sakit dalam menangani kasus stroke secara komprehensif.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
