55 Warga Negara China Ditahan Imigrasi, Diduga Kerja di Proyek Data Center BSD City

Tim iNews.id
55 WN China ditahan Imigrasi usai diduga bekerja ilegal di BSD City, Tangerang. (Foto: Dok. Imigrasi)

TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id - Sebanyak 55 WN China diamankan penyidik Direktorat Jenderal Imigrasi dalam operasi pengawasan di kawasan pembangunan gedung data center Sinarmas Plus dan Galeri Smartfren, BSD City, Tangerang, Kamis (3/9/2026).

Mereka diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk melakukan aktivitas pekerjaan di lokasi proyek tersebut.

Operasi dilakukan setelah patroli siber Imigrasi menemukan indikasi penyalahgunaan izin tinggal oleh sejumlah warga negara asing (WNA) yang beraktivitas di kawasan proyek.

Penyalahgunaan Izin Tinggal

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, petugas sebelumnya melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi sejumlah WN China yang berada di lokasi.

“Ada dugaan penyalahgunaan izin tinggal di proyek tersebut. Karena itu kami lakukan penyelidikan, kami dapati sejumlah nama, barulah tim kami bergerak untuk melakukan operasi (pengawasan),” ujar Hendarsam.

Dari total 55 WN China, sebanyak 17 orang pemegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK) berdasarkan Visa on Arrival (VoA) telah didetensi.

Mereka dititipkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menjaga Kepercayaan Publik

Sementara itu, 27 WN China lainnya yang diduga bekerja dikenai tindakan administratif berupa penahanan paspor untuk kepentingan pemeriksaan.

Kemudian, empat WN China yang diduga bekerja belum ditemukan keberadaannya. Paspor mereka telah diamankan perusahaan dan keempatnya masuk daftar Subject of Interest (SOI).

Sedangkan tujuh WN China lainnya dikenai penahanan paspor dan dijadwalkan memberikan keterangan kepada petugas Imigrasi pada 9 September 2026.

Hendarsam menegaskan, pengawasan terhadap WNA dilakukan secara berkala untuk mencegah pelanggaran dan menjaga kepercayaan publik terhadap Imigrasi. 

Editor : Syahrir Rasyid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network