Kombinasi Rasa dan Peluang Kemitraan
CEO Cilok Goreng Crunchy, Astari Cita Marini, mengungkapkan bahwa makanan yang sudah akrab di keseharian masyarakat memiliki potensi besar untuk terus berkembang asalkan dikemas secara adaptif.
"Cilok merupakan jajanan yang sudah familiar bagi masyarakat. Melalui Cilok Goreng Crunchy, kami ingin menghadirkan pilihan cilok goreng dengan karakter yang menarik, tanpa meninggalkan kedekatan produk ini dengan kebiasaan masyarakat menikmati camilan," ujar Astari di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Tidak hanya berfokus pada inovasi produk, Cilok Goreng Crunchy juga membuka pintu lebar bagi masyarakat yang ingin terjun ke dunia wirausaha melalui skema kemitraan (franchise). Konsep bisnis siap saji seperti ini dinilai memudahkan calon pengusaha pemula karena sistem operasional dan mereknya sudah terbentuk.
Meski demikian, Astari tetap mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang bagi siapa saja yang ingin merintis bisnis di bidang kuliner.
"Setiap usaha memiliki tantangannya sendiri. Karena itu, kami berharap calon mitra dapat mempelajari peluang di wilayahnya, memahami kebutuhan pelanggan, dan menyiapkan perencanaan usaha secara matang sebelum memulai," pesannya.
Transformasi cilok dari jajanan gerobak sekolah menjadi komoditas bisnis modern membuktikan bahwa makanan sederhana pun bisa bertahan dan merajai pasar jika diiringi kreativitas. Melalui inovasi dan model waralaba yang terstruktur, Cilok Goreng Crunchy tidak hanya memperkaya pilihan kuliner Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya para pengusaha baru di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
