UGM Respons Sikap Jokowi Usai Pamerkan Ijazah di Persidangan

Tim iNews Serpong
Presiden ke-7 RI Joko Widodo hadir untuk bersaksi dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo, Kamis (5/11/2026). Foto: iNews

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) menegaskan sikap menghormati proses hukum yang tengah berjalan setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan ijazah sarjananya dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu. Kampus tersebut menyatakan telah menjalankan kewajibannya dengan memberikan bukti-bukti yang dibutuhkan dalam proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, mengatakan pihaknya menghormati seluruh tahapan hukum yang sedang berlangsung. Menurut dia, UGM telah mengambil peran sesuai kapasitas institusi pendidikan, termasuk menyampaikan bukti yang diperlukan untuk membantu proses persidangan.

"UGM menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan telah melakukan peran sebagaimana mestinya, termasuk memberikan bukti-bukti yang diperlukan," kata Made Andi dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ada informasi tambahan dari pihak kampus yang perlu disampaikan kepada masyarakat terkait polemik ijazah Jokowi. UGM memastikan akan memberikan keterangan kepada publik apabila terdapat perkembangan baru yang relevan dengan perkara tersebut.

"Sejauh ini tidak ada informasi yang perlu ditambahkan. Jika ada perkembangan yang perlu disampaikan, kami akan lakukan pada kesempatan pertama," ujarnya.

Made Andi juga menyampaikan apresiasi terhadap perhatian media dan masyarakat yang terus mengikuti perkembangan kasus tersebut. UGM berharap seluruh proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa mendahului keputusan pengadilan.

Sebelumnya, Jokowi hadir sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11). Dalam persidangan itu, Jokowi memperlihatkan ijazah sarjananya sekaligus memberikan penjelasan mengenai riwayat pendidikan yang pernah ditempuh.

Di hadapan majelis hakim, Jokowi memaparkan perjalanan pendidikannya mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ia menyebut pernah bersekolah di SD Negeri Nomor 111 Surakarta, SMP Negeri 1 Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta, sebelum melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kehutanan UGM.

Jokowi turut menjelaskan tahapan penyelesaian pendidikan sarjananya di UGM, termasuk waktu pelaksanaan ujian skripsi dan wisuda. Ia mengaku menjalani ujian skripsi pada 23 Oktober 1985 dan dinyatakan lulus dengan nilai A, kemudian mengikuti wisuda pada 19 November 1985 di Gedung Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network